Kira’s nickname

Seperti yang sudah diketahui khalayak sekalian, bahwasanya nama anak pertama saya dan abang yang fisikli mirip abang tapi menteli mirip saya itu bernama lengkap Kira Ragarizki Azria. Tapi di blog ini dan terutama di kehidupan sehari-hari, she’s known as Kia, Kiachan, Kichan, dan lain sebagainya. Nah, disini saya mau berbagi asal muasal dan beragam nama panggilan si cah cilik cantik jelita itu.

1. nyomnyom –> awal lahir, doski masih dipanggil normal Kira. Tapi karna kebiasaannya minta nen yang tak kenal waktu serta caranya menyedot nen sangatlah lahap dan membuat gerakan bibir seperti nyomnyomnyom, maka saya panggil dia nona nyomnyom, putri nyomnyom, ato ratu nyomnyom.

2. Kia –> ponakan saya, si Arkarna anaknya almh teteh yang sekarang umurnya baru akan tiga taun, belum begitu fasih melafal huruf R. Jadi ketika nama Kira dilaunching, Arka terus-terusan manggilnya ‘Kia’. Dan resmi semua orang termasuk abah, ambu, saya, kakek, nenek, bapak, manggilnya Kia. Untuk selanjutnya nama ini populer di kalangan keluarga lainnya.

3. Kiachan –> setelah keluar nama Kia, saya terinspirasi menambahkan -chan sebagai panggilan buat anak perempuan di jepang sono (eh iya kan ya?). Jadi otomatis namanya menjadi Kiachan. Nama ini jadi lebih populer dari nama aslinya.

4. Kichan–> ah ini sih lebih ke biar cepet dan singkat aja, ketimbang manggil Kiachan. Jadi yah kadang kalo lagi males, saya panggil dia Kichan. Bukan kichan set tapi ya, dikata doi modena. Bukan juga key-chain, dikata dia gantungan konci.

5. Kichantropi–> nah, setelah dipendekin jadi Kichan, saya panjangin lagi jadi Kichantropi. Inspirasinya datang setelah nonton ANTM, dimana salah satu finalisnya namanya adalah Filantropi. Pas nonton,tercetus begitu saja nama Kichantropi yang sedikit banyak punya kesamaan bunyi dengan Filantropi. apa tuh istilahnya? homofon? auk ah

6. neng geulis–> kalo ini mah kayanya hampir semua ibu-ibu doyan bener manggil anaknya begini kan. common lah.

7. anak kesayangan –> panggilan ini diterapkan ketika berlaku obrolan seperti ini, “Kia, kia teh anak kesayangan ibu? sini atuh anak kesayangan, cup cup moaaah”. yah gitulah kurang lebih.

8. anak-anakan –> berlaku kalo kia lagi agak susah dikasi tau. penerapannya seperti ini ” aduh ieu si anak-anakan teh kumaha? pan saur ibu blablabla…”, ato “hey anak-anakan nuju naon?”. gitulah ya

9. Kitok –> entahlah, asal bunyi aja ibunya ini mah. Diterapkan secara bebas terbuka jujur adil sesuka hati ibunya.

10. Kitik –> panjangannya Kia cantik. ndak usah porotes, yang pada punya anak perempuan pasti kesenengannya ya muji2 anaknya toh.

11. anak ibu cantik jelita –> samapun dengan sebelumnya, ini merupakan panggilan suka-suka yang boleh diinterpretasikan secara bebas. Boleh diartikan anaknya ibu yang cantik jelita, berati yang cantik anaknya. Kedua, anak ibu yang cantik jelita, berati yang cantik adalah ibunya. Ketiga, anak dan ibu cantik jelita, berati anak dan ibu sama cantik jelitanya. Bebass

12. Sisanya adalah gabungan dari kesemua atau beberapa nickname diatas, misal Kichantok, Kichantik, Kiratok, Kirasan (kira-sang), dan bebas apapun.

Ya, sekian paparan singkat mengenai panggilan Kira, seorang anak manusia lucu cantik jelita dan menggemaskan hasil kreasi ibu dan bapak. Oya satu lagi, panggilan Kira tentunya masih berlaku, jika dan hanya jika sedang dalam keadaan formal dan agak kesal, huehehe. Ya akupun kan manusia, tempatnya khilaf, lupa, dan penuh ketidaksabaran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s